Dikutip dari ‘Sekapur Sirih’ buku ‘The Interim is Mine’ edisi Bahasa Indonesia

Oleh Amir Umarazmon Amir Hasan⁣:⁣
⁣⁣
Buku ‘The Interim is Mine’ ini aslinya terbit dalam bahasa Inggris. Kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia, agar khalayak bisa memahami secara mendalam tentang isu-isu penting masa kini, yang masih banyak terdapat dalam naskah – naskah berbahasa Inggris. Buku ‘The Interim is Mine” ini ⁣⁣merupakan buku seri II kitab politik karya Dr. Ian Dallas. Seluruhnya ada empat seri, yang dikenal ‘The Political Writings (TPW)’. Keempat buku itu adalah ‘Time of the Beoudoin, The Interim is Mine, The Engine of The Broken World, dan The Entire City.”⁣⁣
⁣⁣
Walaupun buku ini membahas kejadian sejarah di barat, namun sangat relevan dengan yang di timur. Buku ini juga sudah diterjemahkan dalam bahasa Mandarin. Karena ⁣⁣setelah kita dijajah begitu lama, orang di Timur dengan secara tak sadar telah mengambil banyak pemikiran, ilmu, perwatakan, dan etos sosial dari Barat. Terutama ikut juga menjadikannya sebagai tolak ukur atau parameter. Alhasil tidak ⁣⁣memahami tentang keburukan apa yang telah berlaku di Barat, dan tidak nampak, bencana peradaban Barat atau kemunculan modernisme di Barat yang merupakan bala bencana. Karena peradaban yang mendominasi kini adalah peradaban Barat. Dan kita di Timur berada dalam dominasi mereka. Karena itu ⁣⁣buku ini sangat layak untuk menjadi panduan kaum di Timur, untuk memahami bagaimana bala bencana yang telah terjadi di Barat, yang dimulai dari era modernisme, yang kemudian melanda seluruh dunia.⁣⁣
⁣⁣
Dalam ‘The Interim is Mine’ ini, Dr. Ian Dallas membuka buku ini dengan kata kata berikut: Saat ini banyak orang berdiskusi tentang bagaimana⁣⁣ memulihkan dan melanjutkan etos sosial yang berada pada fase penghujung kehancuran, baik pada ⁣⁣kehancuran planet maupun spesies manusia. Pembahasan (diskusi) semacam ini amat deras berlangsung di Barat dan mereka memahami situasi dan keadaan yang mereka alami. Dan mereka pun paham kemana arah mereka. Model pemulihan sosial mereka juga telah gagal. Sementara isu seperti ini tidak langsung dibincangkan, didiskusikan dan diperdebatkan di Timur. Padahal isu dan permasalahan ini penting, sebab ini mengenai kemanusian yang telah menuju ambang kehancuran.

Maka dari itu, buku edisi bahasa Indonesia ini diharapkan akan membuka mata orang di Timur terhadap hal-hal seperti itu. Terlebih lagi bagi kaum Muslimin yang telah dijajah sekian lama oleh peradaban Barat. Dan, buku ini bukan saja membentangkan mengenai isu ‘nihilisme’ tetapi juga memberikan solusinya bagi peradaban masa kini. Karena memang tak cukup membahas mengenai penyakitnya saja tanpa memberikan obat penawarnya. Oleh karena itu, mengetahui secara mendalam tentang apa yang dimaksud ‘nihilisme’ adalah sangat penting. Solusinya adalah mewujudkan ‘Nomos Baru’ (new nomos).⁣

Oleh karena itu jalan solusinya adalah dengan mewujudkan insan baru yang berlandaskan ordo kesatria atau futuwwah. Ordo kesatria ini telah pernah mewujud di Barat melalui tunjuk ajar dari Sultan Salahuddin Ayubbi seorang pemimpin dan ulama. Ajaran yang telah disampaikan kepada pasukan salib mengenai ordo futuwwah itu, kemudian dipraktekkan mereka sebagai gerakkan Anti Gereja Roma atau Anti Kepausan. Ia bertapak dan bergerak di Barat dan dapat ⁣melahirkan banyak Kesatria Nasrani. Walaupun gerakan ini berakhir pada kemunculan ‘modern state’ (negara modern), namun tidaklah hilang sepenuhnya. Buku ini juga memaparkan sejarah yang sebenarnya bagi ordo futuwwah dari Sultan Sallahuddin kepada Earl of Essex.⁣

Jadi tampaklah bahwa perihal kekesatriaan atau futtuwa ⁣ini telah pernah diamalkan di Timur dan di Barat secara bersamaan. Maka dari itu sangat mungkin dibangkitkan kembali seperti yang dipaparkan dalam buku ini. Sebagaimana yang disarankan oleh Dr. Ian Dallas di akhir buku ini: ⁣

Ulangi setelah saya: semua ada terkandung di dalam saya. Sekarang saya harus bertindak. Tindakkan itu ⁣akan berjalan singkat, namun interim adalah milik ⁣saya.⁣

MARI GUNAKAN BUKU INI UNTUK BERTINDAK.⁣
THE INTERIM IS MINE!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *